SHARING MUSIK ROHANI (GEREJA)

Posting link musik atau video musik produksimu dan sertakan info proses pembuatannya untuk promosi sekaligus mendapat saran dari member lain.
Peraturan Forum
Member yang ingin memposting link lagu atau video musik di subforum ini WAJIB menyertakan info tentang proses produksinya seperti software atau hardware yang digunakan dan cerita dibaliknya.
Posting yang tidak menyertakan info ini akan DIHAPUS oleh admin tanpa pemberitahuan terlebih dahulu !

Disarankan Anda juga aktif memposting komentar karya member lain supaya musik Andapun ada yang tertarik untuk mengomentari.

____________

Anda sudah login tetapi hanya bisa membaca postingan member lain ? Berarti Anda harus memperkenalkan diri terlebih dahulu secara lengkap pada subforum PERKENALAN MEMBER !
Untuk member yang sudah memposting perkenalan tapi masih belum bisa membalas postingan member lain berarti perkenalan Anda belum di approved admin. Silakan bersabar untuk menunggu 1 x 24 jam.
Apabila postingan Anda belum di approved setelah 1x24 jam, silakan kontak admin di admin@artsonica.com !
Avatar pengguna
Post: 64
Bergabung: 26 Des 2013, 23:39
Lokasi: Denpasar-Bali

Re: SHARING MUSIK ROHANI (GEREJA)

Postoleh GospelKeyboardist » 21 Jan 2014, 16:23

ValenciaMusik menulis:..ada juga temen gw dari V8 band Surabaya, kerjanya di musik aja

Ouw berarti temennya Mario Keyboard ya bro?
Hehe salam buat dia

Setelah melihat beberapa "klu"
kayaknya loe "ValenciaMusik" yang jual alat2 musik dan recording disurabaya ya? :-w

ho ho ho... Mantab gan, sukses buat lapaknya juga yah.

O iya jangan lupa ditunggu Sharenya, yg indie label itu \m/

Keep posting ya om momod
Cheap Think Not Good, Good Think Not Cheap

Re: SHARING MUSIK ROHANI (GEREJA)

Sponsor

Sponsor
 

Avatar pengguna
Post: 8
Bergabung: 30 Des 2013, 11:36
Lokasi: Jakarta

Re: SHARING MUSIK ROHANI (GEREJA)

Postoleh RoyHermans » 21 Jan 2014, 20:54

agushardiman menulis:
RoyHermans menulis:Kemaren kita rekamannya di Aru Studio yang di Bandung pak.
tar bakal rajin sharing disini.he

Sebagai info, saya musisi yg tumbuh n berkembang di studio Aru, bahkan waktu mereka masih di Dago di thn 1986 :D
Saya bikin band ama anaknya yg punya Aru yaitu Ari (drum) & Rudi (Bass), kita have fun bertahun2, latihan rutin tiap minggu :-bd

Sukses ya...

Salam.


Wah sempit juga ya pak..he..
Kemaren Operatornya Pak Ading.
Orangnya baek banget..kita yang rekaman jadi nyaman.
Penting juga punya operator yang nyaman

Site Admin
Avatar pengguna
Post: 1583
Bergabung: 23 Des 2013, 06:53
Lokasi: Jakarta & Bandung

Re: SHARING MUSIK ROHANI (GEREJA)

Postoleh agushardiman » 22 Jan 2014, 03:00

RoyHermans menulis:
agushardiman menulis:
RoyHermans menulis:Kemaren kita rekamannya di Aru Studio yang di Bandung pak.
tar bakal rajin sharing disini.he

Sebagai info, saya musisi yg tumbuh n berkembang di studio Aru, bahkan waktu mereka masih di Dago di thn 1986 :D
Saya bikin band ama anaknya yg punya Aru yaitu Ari (drum) & Rudi (Bass), kita have fun bertahun2, latihan rutin tiap minggu :-bd

Sukses ya...

Salam.


Wah sempit juga ya pak..he..
Kemaren Operatornya Pak Ading.
Orangnya baek banget..kita yang rekaman jadi nyaman.
Penting juga punya operator yang nyaman

Iya bener :D

Salam.
AGUS HARDIMAN
http://www.AgusHardiman.com - Jasa produksi musik & seminar audio
http://www.ArtSonica.com - HOME of ArtSonica
http://www.School.ArtSonica.com - Sekolah music production
http://www.Blog.ArtSonica.com - Artikel & tips audio GRATIS !
http://www.youtube.com/ArtSonica - Channel youtube
http://www.Books.ArtSonica.com - Buku audio & music production COMING SOON !
http://www.JobMusik.net - Situs Portal Jasa Musik Indonesia

Post: 28
Bergabung: 02 Jan 2014, 08:17

Re: SHARING MUSIK ROHANI (GEREJA)

Postoleh ValenciaMusik » 22 Jan 2014, 07:57

GospelKeyboardist menulis:
ValenciaMusik menulis:..ada juga temen gw dari V8 band Surabaya, kerjanya di musik aja

Ouw berarti temennya Mario Keyboard ya bro?
Hehe salam buat dia

Setelah melihat beberapa "klu"
kayaknya loe "ValenciaMusik" yang jual alat2 musik dan recording disurabaya ya? :-w

ho ho ho... Mantab gan, sukses buat lapaknya juga yah.

O iya jangan lupa ditunggu Sharenya, yg indie label itu \m/

Keep posting ya om momod


hehe..kenal ya sama Mario..
iya bisnis sambilan aja jualan alat2 bro...GBU
Sukses juga ya

Avatar pengguna
Post: 64
Bergabung: 26 Des 2013, 23:39
Lokasi: Denpasar-Bali

Re: SHARING MUSIK ROHANI (GEREJA)

Postoleh GospelKeyboardist » 23 Jan 2014, 15:56

ValenciaMusik menulis:
GospelKeyboardist menulis:
ValenciaMusik menulis:..ada juga temen gw dari V8 band Surabaya, kerjanya di musik aja

Ouw berarti temennya Mario Keyboard ya bro?
Hehe salam buat dia

Setelah melihat beberapa "klu"
kayaknya loe "ValenciaMusik" yang jual alat2 musik dan recording disurabaya ya? :-w

ho ho ho... Mantab gan, sukses buat lapaknya juga yah.

O iya jangan lupa ditunggu Sharenya, yg indie label itu \m/

Keep posting ya om momod


hehe..kenal ya sama Mario..
iya bisnis sambilan aja jualan alat2 bro...GBU
Sukses juga ya


Siap bro Alex...keep Posting ya om Momod (*) (*)
Cheap Think Not Good, Good Think Not Cheap

Post: 15
Bergabung: 05 Jan 2014, 07:44

Re:

Postoleh key_wiz » 28 Jan 2014, 01:53

Blm ada yg merespon pertanyaan yg ini ternyata ya hehehe...

GospelKeyboardist menulis:Hmmm kalo sudah nyenggol2 soal uang
ada yang menarik nih yang saya pikir kita bisa sharekan di forum yang asyik ini

Bagaimana pandangan teman-teman soal PK (Persembahan Kasih) dalam pelayanan??
Tentunya saya berharap itu bukan menjadi motifasi utama dalam Pelayanan.

Karena banyak orang ternyata tidak begitu tau, alasan apa dibalik pemberian PK setelah seseorang musisi atau penyanyi setelah pelayanan? (Apalagi pendeta/pengkhotbah)
Sehingga byk orang hanya tau bahwa itu hal yg wajar dan harus diterima setelah pelayanan.
(Hanya atas dasar itu saja) sehingga berpeluang merusak motifasi pelayanan kita.

*Hidup untuk melayani bukan melayani untuk hidup*

Silahkan beri pandangan kalian guys

Love,Peace n Respect


Gw bergereja dan melayani di gereja yg di mana di situ nggak ada sistem PK; semua musisi di sana melayani tanpa ada imbalan apa2, jd gw sudah terbiasa untuk nggak pernah mempermasalahkan dapat atau nggak-nya yg namanya PK itu. Yg ada malah gw bingung waktu awal2 diminta melayani di gereja yg memberi PK : "lah ini kenapa tiba2 gw dapet amplop yak?" hehehehe...

dan semakin bingung lagi ketika mendengar cerita2 dari teman2 musisi yg jg pelayanan gereja misalnya : "ah gw ga mau main di gereja A, PK-nya kecil, mendingan di gereja B aja, gedean" atau "kapan2 melayani yuk di gereja gw, tapi maaf banget PK-nya kecil" dsb. Menurut gw itu motivasi yg salah. Gw diajarkan dgn prinsip "Melayani bukan supaya Tuhan memberi berkat, tapi justru karena Tuhan sudah lebih dulu memberkati kita dengan berlimpah." Kalau gereja mau memberi atau tdk memberi PK, terserah kebijakan gerejanya, yang penting kita melayani dg sebaik2nya, that's it.

Avatar pengguna
Post: 64
Bergabung: 26 Des 2013, 23:39
Lokasi: Denpasar-Bali

Re: Re:

Postoleh GospelKeyboardist » 28 Jan 2014, 06:45

key_wiz menulis:Blm ada yg merespon pertanyaan yg ini ternyata ya hehehe...

GospelKeyboardist menulis:Hmmm kalo sudah nyenggol2 soal uang
ada yang menarik nih yang saya pikir kita bisa sharekan di forum yang asyik ini

Bagaimana pandangan teman-teman soal PK (Persembahan Kasih) dalam pelayanan??
Tentunya saya berharap itu bukan menjadi motifasi utama dalam Pelayanan.

Karena banyak orang ternyata tidak begitu tau, alasan apa dibalik pemberian PK setelah seseorang musisi atau penyanyi setelah pelayanan? (Apalagi pendeta/pengkhotbah)
Sehingga byk orang hanya tau bahwa itu hal yg wajar dan harus diterima setelah pelayanan.
(Hanya atas dasar itu saja) sehingga berpeluang merusak motifasi pelayanan kita.

*Hidup untuk melayani bukan melayani untuk hidup*

Silahkan beri pandangan kalian guys

Love,Peace n Respect


Gw bergereja dan melayani di gereja yg di mana di situ nggak ada sistem PK; semua musisi di sana melayani tanpa ada imbalan apa2, jd gw sudah terbiasa untuk nggak pernah mempermasalahkan dapat atau nggak-nya yg namanya PK itu. Yg ada malah gw bingung waktu awal2 diminta melayani di gereja yg memberi PK : "lah ini kenapa tiba2 gw dapet amplop yak?" hehehehe...

dan semakin bingung lagi ketika mendengar cerita2 dari teman2 musisi yg jg pelayanan gereja misalnya : "ah gw ga mau main di gereja A, PK-nya kecil, mendingan di gereja B aja, gedean" atau "kapan2 melayani yuk di gereja gw, tapi maaf banget PK-nya kecil" dsb. Menurut gw itu motivasi yg salah. Gw diajarkan dgn prinsip "Melayani bukan supaya Tuhan memberi berkat, tapi justru karena Tuhan sudah lebih dulu memberkati kita dengan berlimpah." Kalau gereja mau memberi atau tdk memberi PK, terserah kebijakan gerejanya, yang penting kita melayani dg sebaik2nya, that's it.

Good Value brader...
Cheap Think Not Good, Good Think Not Cheap

Post: 28
Bergabung: 02 Jan 2014, 08:17

Re: Re:

Postoleh ValenciaMusik » 28 Jan 2014, 08:01

key_wiz menulis:Blm ada yg merespon pertanyaan yg ini ternyata ya hehehe...

GospelKeyboardist menulis:Hmmm kalo sudah nyenggol2 soal uang
ada yang menarik nih yang saya pikir kita bisa sharekan di forum yang asyik ini

Bagaimana pandangan teman-teman soal PK (Persembahan Kasih) dalam pelayanan??
Tentunya saya berharap itu bukan menjadi motifasi utama dalam Pelayanan.

Karena banyak orang ternyata tidak begitu tau, alasan apa dibalik pemberian PK setelah seseorang musisi atau penyanyi setelah pelayanan? (Apalagi pendeta/pengkhotbah)
Sehingga byk orang hanya tau bahwa itu hal yg wajar dan harus diterima setelah pelayanan.
(Hanya atas dasar itu saja) sehingga berpeluang merusak motifasi pelayanan kita.

*Hidup untuk melayani bukan melayani untuk hidup*

Silahkan beri pandangan kalian guys

Love,Peace n Respect


Gw bergereja dan melayani di gereja yg di mana di situ nggak ada sistem PK; semua musisi di sana melayani tanpa ada imbalan apa2, jd gw sudah terbiasa untuk nggak pernah mempermasalahkan dapat atau nggak-nya yg namanya PK itu. Yg ada malah gw bingung waktu awal2 diminta melayani di gereja yg memberi PK : "lah ini kenapa tiba2 gw dapet amplop yak?" hehehehe...

dan semakin bingung lagi ketika mendengar cerita2 dari teman2 musisi yg jg pelayanan gereja misalnya : "ah gw ga mau main di gereja A, PK-nya kecil, mendingan di gereja B aja, gedean" atau "kapan2 melayani yuk di gereja gw, tapi maaf banget PK-nya kecil" dsb. Menurut gw itu motivasi yg salah. Gw diajarkan dgn prinsip "Melayani bukan supaya Tuhan memberi berkat, tapi justru karena Tuhan sudah lebih dulu memberkati kita dengan berlimpah." Kalau gereja mau memberi atau tdk memberi PK, terserah kebijakan gerejanya, yang penting kita melayani dg sebaik2nya, that's it.


Kira2 ada gak ya ayat tentang PK di Alkitab? Kalo baca buku Ron Kenoly dia setuju loh ttg PK, tp tidak setuju dengan motivasi yang salah ttg PK...ayo dibahas lanjuttt...
\:D/ :ymapplause:

Avatar pengguna
Post: 64
Bergabung: 26 Des 2013, 23:39
Lokasi: Denpasar-Bali

Re: Re:

Postoleh GospelKeyboardist » 28 Jan 2014, 15:27

ValenciaMusik menulis:
key_wiz menulis:Blm ada yg merespon pertanyaan yg ini ternyata ya hehehe...

GospelKeyboardist menulis:Hmmm kalo sudah nyenggol2 soal uang
ada yang menarik nih yang saya pikir kita bisa sharekan di forum yang asyik ini

Bagaimana pandangan teman-teman soal PK (Persembahan Kasih) dalam pelayanan??
Tentunya saya berharap itu bukan menjadi motifasi utama dalam Pelayanan.

Karena banyak orang ternyata tidak begitu tau, alasan apa dibalik pemberian PK setelah seseorang musisi atau penyanyi setelah pelayanan? (Apalagi pendeta/pengkhotbah)
Sehingga byk orang hanya tau bahwa itu hal yg wajar dan harus diterima setelah pelayanan.
(Hanya atas dasar itu saja) sehingga berpeluang merusak motifasi pelayanan kita.

*Hidup untuk melayani bukan melayani untuk hidup*

Silahkan beri pandangan kalian guys

Love,Peace n Respect


Gw bergereja dan melayani di gereja yg di mana di situ nggak ada sistem PK; semua musisi di sana melayani tanpa ada imbalan apa2, jd gw sudah terbiasa untuk nggak pernah mempermasalahkan dapat atau nggak-nya yg namanya PK itu. Yg ada malah gw bingung waktu awal2 diminta melayani di gereja yg memberi PK : "lah ini kenapa tiba2 gw dapet amplop yak?" hehehehe...

dan semakin bingung lagi ketika mendengar cerita2 dari teman2 musisi yg jg pelayanan gereja misalnya : "ah gw ga mau main di gereja A, PK-nya kecil, mendingan di gereja B aja, gedean" atau "kapan2 melayani yuk di gereja gw, tapi maaf banget PK-nya kecil" dsb. Menurut gw itu motivasi yg salah. Gw diajarkan dgn prinsip "Melayani bukan supaya Tuhan memberi berkat, tapi justru karena Tuhan sudah lebih dulu memberkati kita dengan berlimpah." Kalau gereja mau memberi atau tdk memberi PK, terserah kebijakan gerejanya, yang penting kita melayani dg sebaik2nya, that's it.


Kira2 ada gak ya ayat tentang PK di Alkitab? Kalo baca buku Ron Kenoly dia setuju loh ttg PK, tp tidak setuju dengan motivasi yang salah ttg PK...ayo dibahas lanjuttt...
\:D/ :ymapplause:


Ahaayyy saya inget, saya baca buku ini th 98' nan yah? dah mo lulus kuliah hahah...
Tapi buku itu memang bagus...
Masih tak cari lagi tuh ilang kemana hehe...
Kalo yg pernah saya dengar, disampaikan Pak Gembala soal PK
sih intinya siapa bekerja mendapatkan upah...
tp bukan berarti krn itu lalu kita selalu menuntut harus ada PK dalam setiap pelayanan.
Walau sy tau ada byk musisi dikota besar khususnya, meninggalkan pekerjaan sekuler
krn dengan bermain dihari minggu digereja2 besar sj, PK nya sdh bisa ngelewatin Gaji pegawai swasta hahahha...sah2 aja ada Gereja yg beri PK besar-besaran.
Sekali lagi kembali kepada Motivasi Hati, toh pendeta2 besar dari Luar kalo ke Indonesia
"Fee"nya terang2ngan kok didepan sdh dibicarakan kok,
Fyi Israel Houghton only yah Feenya US $80.000 woooww
Tergantung respon hati masing2 aja.
Buktinya juga byk yg gak mau terima PK, tapi mengejar kepopularitasan juga hahaha...

Jadi sekali lagi kembali ke motifasi hati kali yah.
Cheap Think Not Good, Good Think Not Cheap

Post: 28
Bergabung: 02 Jan 2014, 08:17

Re: Re:

Postoleh ValenciaMusik » 28 Jan 2014, 16:47

GospelKeyboardist menulis:
ValenciaMusik menulis:
key_wiz menulis:Blm ada yg merespon pertanyaan yg ini ternyata ya hehehe...

GospelKeyboardist menulis:Hmmm kalo sudah nyenggol2 soal uang
ada yang menarik nih yang saya pikir kita bisa sharekan di forum yang asyik ini

Bagaimana pandangan teman-teman soal PK (Persembahan Kasih) dalam pelayanan??
Tentunya saya berharap itu bukan menjadi motifasi utama dalam Pelayanan.

Karena banyak orang ternyata tidak begitu tau, alasan apa dibalik pemberian PK setelah seseorang musisi atau penyanyi setelah pelayanan? (Apalagi pendeta/pengkhotbah)
Sehingga byk orang hanya tau bahwa itu hal yg wajar dan harus diterima setelah pelayanan.
(Hanya atas dasar itu saja) sehingga berpeluang merusak motifasi pelayanan kita.

*Hidup untuk melayani bukan melayani untuk hidup*

Silahkan beri pandangan kalian guys

Love,Peace n Respect


Gw bergereja dan melayani di gereja yg di mana di situ nggak ada sistem PK; semua musisi di sana melayani tanpa ada imbalan apa2, jd gw sudah terbiasa untuk nggak pernah mempermasalahkan dapat atau nggak-nya yg namanya PK itu. Yg ada malah gw bingung waktu awal2 diminta melayani di gereja yg memberi PK : "lah ini kenapa tiba2 gw dapet amplop yak?" hehehehe...

dan semakin bingung lagi ketika mendengar cerita2 dari teman2 musisi yg jg pelayanan gereja misalnya : "ah gw ga mau main di gereja A, PK-nya kecil, mendingan di gereja B aja, gedean" atau "kapan2 melayani yuk di gereja gw, tapi maaf banget PK-nya kecil" dsb. Menurut gw itu motivasi yg salah. Gw diajarkan dgn prinsip "Melayani bukan supaya Tuhan memberi berkat, tapi justru karena Tuhan sudah lebih dulu memberkati kita dengan berlimpah." Kalau gereja mau memberi atau tdk memberi PK, terserah kebijakan gerejanya, yang penting kita melayani dg sebaik2nya, that's it.


Kira2 ada gak ya ayat tentang PK di Alkitab? Kalo baca buku Ron Kenoly dia setuju loh ttg PK, tp tidak setuju dengan motivasi yang salah ttg PK...ayo dibahas lanjuttt...
\:D/ :ymapplause:


Ahaayyy saya inget, saya baca buku ini th 98' nan yah? dah mo lulus kuliah hahah...
Tapi buku itu memang bagus...
Masih tak cari lagi tuh ilang kemana hehe...
Kalo yg pernah saya dengar, disampaikan Pak Gembala soal PK
sih intinya siapa bekerja mendapatkan upah...
tp bukan berarti krn itu lalu kita selalu menuntut harus ada PK dalam setiap pelayanan.
Walau sy tau ada byk musisi dikota besar khususnya, meninggalkan pekerjaan sekuler
krn dengan bermain dihari minggu digereja2 besar sj, PK nya sdh bisa ngelewatin Gaji pegawai swasta hahahha...sah2 aja ada Gereja yg beri PK besar-besaran.
Sekali lagi kembali kepada Motivasi Hati, toh pendeta2 besar dari Luar kalo ke Indonesia
"Fee"nya terang2ngan kok didepan sdh dibicarakan kok,
Fyi Israel Houghton only yah Feenya US $80.000 woooww
Tergantung respon hati masing2 aja.
Buktinya juga byk yg gak mau terima PK, tapi mengejar kepopularitasan juga hahaha...

Jadi sekali lagi kembali ke motifasi hati kali yah.


Nah dengan begini akan kelihatan jadinya siapa Hamba Tuhan yang benar dan siapa hamba uang...ya gak?
Banyak kok pelayan gereja yg jadi hamba uang...coba dicek temen2 kita sekeliling... ;) :-h ~x( :-ss :ymapplause:

SebelumnyaBerikutnya

Kembali ke Musik Member

Siapa yang online

Pengguna yang berada di forum ini: Tidak ada pengguna yang terdaftar dan 1 tamu