Aturan2 dalam sample rate dan lainnya dalam pembuatan film

Ogi bersama rekannya Fajar Yuskemal adalah komposer musik untuk film-film yang mengangkat nama Indonesia di mata dunia seperti film Merantau, The Raid 1 (2011), The Raid 2 (2014), The Killers dll.
Saat mengerjakan musik dan sound design untuk film Raid 2 yang hak edarnya dibeli Sony Amerika, Ogi (dan Fajar) bekerja bersama composer Hollywood, Joe Trapanese yang sudah mengerjakan musik untuk film Oblivion, Bourne Legacy, Tron dll. Ogi juga mengerjakan 'post pro' film tsb di Skywalker, studio post pro ternama di dunia yang sekarang dimiliki Disney ! Info tentang Ogi bisa dilihat pada https://www.linkedin.com/in/ariaprayogi.
Ogi akan menjadi bintang tamu di forum ini antara 1 Okt - 31 Okt 2015. Silakan lemparkan pertanyaanmu baik tentang film scoring maupun tentang karir di dunia musik film !
Peraturan Forum
Anda sudah login tetapi hanya bisa membaca postingan member lain ? Berarti Anda harus memperkenalkan diri terlebih dahulu secara lengkap pada subforum PERKENALAN MEMBER !
Untuk member yang sudah memposting perkenalan tapi masih belum bisa membalas postingan member lain berarti perkenalan Anda belum di approved admin. Silakan bersabar untuk menunggu 1 x 24 jam.
Apabila postingan Anda belum di approved setelah 1x24 jam, silakan kontak admin di webmaster@artsonica.com !
Avatar pengguna
Post: 25
Bergabung: 02 Feb 2014, 05:22

Aturan2 dalam sample rate dan lainnya dalam pembuatan film

Postoleh Didik Sanjuu » 07 Jul 2014, 13:31

^:)^ ^:)^ ^:)^ ^:)^ ^:)^ ^:)^ ^:)^ ^:)^ ^:)^ ^:)^ ^:)^ ^:)^ ^:)^ ^:)^ ^:)^ ^:)^ ^:)^
Permisi, numpang tanya.
dalam file audio, ada istilah "sample rate". saya sbenarnya masih belum faham betul pengertian dari istilah itu kalo dari ilmu fisikanya :)) :)) :)) :)) .
Cuma saya pernah denger kalo katanya untuk file audio yg dipake untuk CD Audio itu harus pake 48000 hz, trus kalo dipake broadcasting TV itu harus 96000 hz dan kalo dipake Blue Ray harus pake 128000 hz. nah yg saya tanyakan
- bener gk aturannya seperti itu? kira2 kenapa alasanya, dan apakah mas aria juga menerapkan aturan tersebut?.
- mungkin ada syarat2 lain gk pengaturan recordingnya saat proses aranging sampai mastering pada film? mungkin dari bit rate nya berapa, atau lain2. terima kasih....
\m/ \m/ \m/ \m/ \m/ \m/ \m/ \m/ \m/ \m/ \m/ \m/ \m/ \m/ \m/ \m/ \m/ \m/ \m/ \m/ \m/ \m/ \m/
:YMALIEN: :YMALIEN: :YMALIEN: :YMALIEN:
:YMALIEN: :oops: :oops: :oops: :YMALIEN:
:YMALIEN: :oops: :oops: :oops: :YMALIEN:
:YMALIEN: :YMALIEN: :YMALIEN: :YMALIEN:
:YMALIEN: :oops: :oops: :oops: :YMALIEN:
:YMALIEN: :oops: :oops: :oops: :YMALIEN: < :oops: B-Sing Jaya Studio Production :oops: >
:YMALIEN: :YMALIEN: :YMALIEN: :YMALIEN:

Aturan2 dalam sample rate dan lainnya dalam pembuatan film

Sponsor

Sponsor
 

Post: 3
Bergabung: 02 Jul 2014, 21:29

Re: Aturan2 dalam sample rate dan lainnya dalam pembuatan fi

Postoleh Ogi » 11 Jul 2014, 01:47

Hallo Mas Didik..

Sample rate itu istilah teknis yang dipakai untuk ketajaman kualitas sebuah audio. Jadi kalo dari gelombang bunyi dunia analog, di convert menjadi digital digambarkan seperti tangga-tangga kecil. Nah semakin rapat tangga-nya semakin detail data bunyi yang di simpan. Jadi gambaran gampangnya semakin tinggi sample rate, bunyi semakin jernih/detail.

Analogi mirip seperti resolusi gambar atau resolusi monitor komputer, 720p, 1080p, dst. Semakin tinggi resolusi, pixel semakin rapat, sehingga gambar semakin detail.

Gambar

Tiap format biasanya ada aturannya masing-masing.
Untuk contoh penggunaan sample rate pada umumnya bisa liat di Wiki.
http://en.wikipedia.org/wiki/Sampling_(signal_processing)#Sampling_rate


Kalo saya biasanya sebelum mulai mengerjakan project sudah tau format apa yang di tuju, jadi dari awal bisa langsung memulai project di sample rate itu. Untuk saya sendiri selama ini mengerjakan project film, saya selalu menggunakan 48kHz. Karena format standar sample rate yang biasa digunakan untuk media gambar biasanya itu. Dan alasan lain juga karena biasa saya mengerjakan project dengan track yang cukup banyak, kalau saya mengerjakan di sample rate yang lebih tinggi, misalnya 96kHz pastinya beban prosesor komputer juga menjadi 2x lipat. Bisa saja di lakukan tapi kita perlu super komputer atau menggunakan beberapa komputer. Alasan lain lagi, juga karena tidak semua plugin bisa support 96kHz, jadi saya tetap memakai 48kHz.

Saya pernah menggunakan resolusi tinggi hanya untuk 1 film pendek yang saya kerjakan yaitu safe haven. Salah satu segmen dalam film V/H/S 2. Saya menggunakan 96kHz HANYA untuk membuat desain bunyi monster. Jadi saya merekam suara growl manusia dengan resolusi 96kHz tersebut. Jadi memang dari source sudah harus berkualitas sample rate tinggi. Kemudian bunyi tersebut saya pitch shift turun 1 sampai 2 oktaf untuk mendapatkan suara monster tersebut. Mengapa saya menggunakan sample rate tinggi? Karena untuk manipulasi audio yang cukup ekstrem seperti pitchshift yang lebar atau time shit yang panjang, sample rate tinggi membantu mengurangi efek artifacts digital yang dihasilkan dari proses audio yang ekstrem seperti itu.

Tapi tetap pada master project saya menggunakan 48kHz, karena alasan fleksibilitas tersebut.. Tetapi untuk nanti final delivery apabila diminta 96 atau 192 ya hasil audio saya convert ke situ karena media tersebut menggunakan sample rate itu. Tetapi sebenernya tetap saja kualitas yang bisa terdengar ya 48kHz. Sama seperti analogi pixel tadi. Misal download gambar low resolution dari google. Kemudian kita zoom dan perbesar menjadi resolusi besar, secara teknis memang jumlah pixelnya lebih rapat. Tapi kualitas gambar tetap segitu saja.

Semoga bisa membantu penjelasannya. =)

Avatar pengguna
Post: 25
Bergabung: 02 Feb 2014, 05:22

Re: Aturan2 dalam sample rate dan lainnya dalam pembuatan fi

Postoleh Didik Sanjuu » 11 Jul 2014, 11:25

owh,,,, ok master, thanks pencerahannya, salam kenal, dan semoga sukses slalu dalam membawa nama indonesia berjaya di kancah industri musik dan perfilman di dunia. n doain saya yg baru belajar SE ini agar bisa berjaya seperti mas ogi... hehe
:YMALIEN: :YMALIEN: :YMALIEN: :YMALIEN:
:YMALIEN: :oops: :oops: :oops: :YMALIEN:
:YMALIEN: :oops: :oops: :oops: :YMALIEN:
:YMALIEN: :YMALIEN: :YMALIEN: :YMALIEN:
:YMALIEN: :oops: :oops: :oops: :YMALIEN:
:YMALIEN: :oops: :oops: :oops: :YMALIEN: < :oops: B-Sing Jaya Studio Production :oops: >
:YMALIEN: :YMALIEN: :YMALIEN: :YMALIEN:

Post: 3
Bergabung: 02 Jul 2014, 21:29

Re: Aturan2 dalam sample rate dan lainnya dalam pembuatan fi

Postoleh Ogi » 11 Jul 2014, 16:45

Makasi banyak atas doa baiknya, berarti bgt untuk saya. Doa dan harapan yang sama saya sampaikan untuk Mas Didik. Dengan kerja keras dan tekad yang kuat, pasti semua cita-citanya bisa tercapai.

Avatar pengguna
Post: 25
Bergabung: 02 Feb 2014, 05:22

Re: Aturan2 dalam sample rate dan lainnya dalam pembuatan fi

Postoleh Didik Sanjuu » 16 Jul 2014, 14:34

amien,,, thanks banyak mas ogi.
:YMALIEN: :YMALIEN: :YMALIEN: :YMALIEN:
:YMALIEN: :oops: :oops: :oops: :YMALIEN:
:YMALIEN: :oops: :oops: :oops: :YMALIEN:
:YMALIEN: :YMALIEN: :YMALIEN: :YMALIEN:
:YMALIEN: :oops: :oops: :oops: :YMALIEN:
:YMALIEN: :oops: :oops: :oops: :YMALIEN: < :oops: B-Sing Jaya Studio Production :oops: >
:YMALIEN: :YMALIEN: :YMALIEN: :YMALIEN:

Kembali ke Aria Prayogi / Ogi

Siapa yang online

Pengguna yang berada di forum ini: Tidak ada pengguna yang terdaftar dan 1 tamu