Sedikit pertanyaan

Mixing engineer yang menggarap band / artis seperti Pee Wee Gaskins, Boys of Rock, Ucie Nurul (Elfa's Singer), Oppie Andaresta, Konspirasi, Tina Toon, Vicky Shu, Intan Nuraini, The Winner (Posan ex Kotak) dll juga bekerja di dunia broadcast sebagai post pro audio engineer di NET.TV dengan proyek ambisius 'Music Everywhere' dengan artis-artis spt Glenn Fredly, Iwan Fals, Sheila On 7, Java Jive, Raisa, GIGI, Maliq D'Essentials, Kotak, Nidji, Andra The Backbone dll.
Rizki akan menjadi bintang tamu di forum ini antara 1 Maret - 31 Maret 2014. Silakan lemparkan pertanyaanmu baik tentang audio maupun tentang karir di dunia audio !
Peraturan Forum
Anda sudah login tetapi hanya bisa membaca postingan member lain ? Berarti Anda harus memperkenalkan diri terlebih dahulu secara lengkap pada subforum PERKENALAN MEMBER !
Untuk member yang sudah memposting perkenalan tapi masih belum bisa membalas postingan member lain berarti perkenalan Anda belum di approved admin. Silakan bersabar untuk menunggu 1 x 24 jam.
Apabila postingan Anda belum di approved setelah 1x24 jam, silakan kontak admin di webmaster@artsonica.com !
Post: 7
Bergabung: 30 Des 2013, 11:25

Sedikit pertanyaan

Postoleh umam » 26 Mar 2014, 17:23

Hallo mas rizki..salam kenal...
Saya ada sedikit pertanyaan dari segudang uneg2 saya nih mas..hehehe..
Saya lagi mengerjakan musik daerah saya..permintaan dari sang juragan musik house koplo...pertanyaan saya:
- bagaimana cara agar kick drum house musik tidak bertengkar ama suara kendang dut? (Sulit untuk akur nih 2 anak bandel bgt) :p

- di forum lama ada ilmu dari mas indra tentang meter..dalam pengerjaan pembuatan musik / aransement,apakah meter juga di buat patokan mas? Apa cuman pas mixing and mastering aja?

- mengenai bit rate dan sampel rate yang bagus untuk produksi VCD itu brapa mas? Dan untuk broadcast itu brapa? Soalnya setelah di gabungin ma video selalu audio saya mengalami penurunan kwalitas...

- misal kalau vcd sampel rate 48 khz,trus saya mengerjakan di sampel rate 96 khz (2x lipatnya) trus setelah mastering di render ke 48 khz,apakah ada perbedaan kwalitas jika saya mengerjakan dari awal 48 khz? (Saya di kasih tau temen,katanya hasilnya lebih manteb) tau dia asal atau gmn..

Mungkin itu dulu mas...maaf kalau kata2 saya agak ribet,masih newbie..hehehe..

Sedikit pertanyaan

Sponsor

Sponsor
 

Post: 26
Bergabung: 27 Des 2013, 14:28

Re: Sedikit pertanyaan

Postoleh rizki » 27 Mar 2014, 09:20

umam menulis:Hallo mas rizki..salam kenal...
Saya ada sedikit pertanyaan dari segudang uneg2 saya nih mas..hehehe..
Saya lagi mengerjakan musik daerah saya..permintaan dari sang juragan musik house koplo...pertanyaan saya:
- bagaimana cara agar kick drum house musik tidak bertengkar ama suara kendang dut? (Sulit untuk akur nih 2 anak bandel bgt) :p

- di forum lama ada ilmu dari mas indra tentang meter..dalam pengerjaan pembuatan musik / aransement,apakah meter juga di buat patokan mas? Apa cuman pas mixing and mastering aja?

- mengenai bit rate dan sampel rate yang bagus untuk produksi VCD itu brapa mas? Dan untuk broadcast itu brapa? Soalnya setelah di gabungin ma video selalu audio saya mengalami penurunan kwalitas...

- misal kalau vcd sampel rate 48 khz,trus saya mengerjakan di sampel rate 96 khz (2x lipatnya) trus setelah mastering di render ke 48 khz,apakah ada perbedaan kwalitas jika saya mengerjakan dari awal 48 khz? (Saya di kasih tau temen,katanya hasilnya lebih manteb) tau dia asal atau gmn..

Mungkin itu dulu mas...maaf kalau kata2 saya agak ribet,masih newbie..hehehe..


Halo Umam salam kenal juga, yuk ah mumpung masih pagi langsung dijawab aja :D

1. Kick house berantem sama kendang? :D wah seru nih haha, sebenarnya secara fundamental kick house agak beda dgn kendang frekuensinya, kalo kick house yg jelas ada subnya dan kendang ga ada, pada kendang dut itu sekitar 100Hz dan taknya 2kHz, nah dari situ bisa ditreat kendangnya di hi-pass aja sekitar 60-100 supaya ga tabrakan dgn kicknya, dan kick housenya biarkan merajalela di frekuensi lebih rendah biasanya 50-60Hz, supaya ga tabrakan dengan "tak"nya kendang di low pass aja kicknya jd masing2 ada lapaknya :D jadi EQ dengan hi/lo-pass filter bisa jadi senjata disini ;)

2. Awal2 dulu saya memang selalu berpatokan pada meter pas saat mixing, tapi lama kelamaan karena udh biasa sih udah hampir ga pernah make meter lagi hehe, yang jelas kalo mixing usahain kasih headroom lebih untuk ntar masuk ke mastering, patokan -12dBFS/0VU dari Mas Indra di forum lama itu sudah oke banget, tapi sekarang karena saya banyak ngerjain di broadcast dan ada standar baru untuk loudness braodcast jadinya skrg pake meter untuk mengukur loudness, bukan untuk mengukur dBVU/dBFS :)

3. Untuk VCD audionya formatnya adalah dengan codec MPEG1 layer 2, sample ratenya 44,1KHz, dan masih dibawah MP3 kualitasnya, jadi sebenarnya kalau source audionya misalnya dari 24/48 kalau dijadiin VCD audionya pasti dikompress oleh software pembuat vcdnya, istilahnya lossy audio compression, jadi ada frekuensi2 yg dihilangkan untuk mengurangi sizenya, kalau umam denger ada penurunan kualitas, congrats! Telinga anda masih oke artinya :D Kalau di broadcast umumnya saya pakai 24/48 namun kalau terpaksa pakai AAC/MP3 pasti saya pakai yg 320kbps bitratenya

4. Kalau tentang 96KHz ke 48KHz analoginya sih gini aja, misalnya kita jadi koki nih, disuruh bikin sup yg bahan2nya ada dua jenis, sup yang satu beli di pasar induk, mungkin udh agak layu tp masih lumayan bagus lah, murah dan kualitasnya standar aja dan sebagainya (48KHz), sup yang satunya belinya bahannya yg masih fresh bgt di supermarket, kualitas oke, bebas penyakit dsb (96KHz) dan dibikin sup, hasilnya sama2 sup sih dua2nya (master audio 16/44,1 atau 16/48), tapi rasanya lebih enak sup yang bahan2nya pake yg mana? :D

Regards

Rizki

Kembali ke Rizki Wahyudi (FORUM CLOSED)

Siapa yang online

Pengguna yang berada di forum ini: Tidak ada pengguna yang terdaftar dan 2 tamu