pertanyaan ala wartawan media cetak

Mixing engineer & live sound engineer ternama Indonesia dengan klien-klien seperti Chrisye, Dewa, Iwan Fals, Glen Friedly, Dewi Sandra, Titi DJ, Ruth Sahanaya, Afghan, Andien, Kerispatih, JPCC Worship, Sidney Mohede, Sandy Sondhoro dll, owner Brotherland Studio dan owner toko Big Knob Audio dan Analog Head, pernah bekerja dipabrik Mic Ribbon AEA, USA.
Moko akan menjadi bintang tamu di forum ini antara 1 Feb - 28 Feb 2014. Silakan lemparkan pertanyaanmu baik tentang audio maupun tentang karir di dunia audio !
Peraturan Forum
Anda sudah login tetapi hanya bisa membaca postingan member lain ? Berarti Anda harus memperkenalkan diri terlebih dahulu secara lengkap pada subforum PERKENALAN MEMBER !
Untuk member yang sudah memposting perkenalan tapi masih belum bisa membalas postingan member lain berarti perkenalan Anda belum di approved admin. Silakan bersabar untuk menunggu 1 x 24 jam.
Apabila postingan Anda belum di approved setelah 1x24 jam, silakan kontak admin di webmaster@artsonica.com !
Post: 25
Bergabung: 10 Feb 2014, 20:15

pertanyaan ala wartawan media cetak

Postoleh Sutanantonius » 20 Feb 2014, 15:12

Halo mas Moko, saya punya pertanyaan gaya2nya wawancara majalah nih. Sori kalo agak bikin puyeng :D

Seiring perkembangan iptek dan budaya dewasa ini, semakin banyak musisi yg beralih untuk belajar melakukan semuanya sendiri alias DIY musician yang bikin lagu sendiri, produksi sendiri, release (upload) sendiri, dengerin sendiri (kasian deh lu).. :p . Menurut mas moko apa langkah dan peran yg harus diambil bisnis studio traditional dalam menyikapi perkembangan ini? . Dan apa ada kiat2 khusus mas Moko untuk menambah dan memperkuat basis klien. Selain pandai2 bergaul tentunya hehe. Salam :)

pertanyaan ala wartawan media cetak

Sponsor

Sponsor
 

Post: 10
Bergabung: 04 Feb 2014, 16:19

Re: pertanyaan ala wartawan media cetak

Postoleh mokobigbro » 28 Feb 2014, 14:16

Wah pertanyaannya dalam yah :)

Basicnya kalo dari saya:

Someone said, 'we can't go against the wave. We need to ride on the wave.'. dalam perubahan, kita harus flexible dan menunggangi perubahan. If the trend goes to DIY, kita bisa lihat dari sisi pandang bagaimana caranya kita

a. memberikan buat jasa yang menarik ke DIY
b. memberikan jasa yang menarik buat NON DIY.

Selain itu juga, studio traditional harus juga mengikuti perubahan yang ada or mencari segmentasi pasar yg tidak digarap oleh pasar DIY.

Kembali ke Harmoko Aguswan (FORUM CLOSED)

Siapa yang online

Pengguna yang berada di forum ini: Tidak ada pengguna yang terdaftar dan 1 tamu