analog feel tapi ITB, yaopo carane?

Bahas teknik & seni mixing audio.
Peraturan Forum
Anda sudah login tetapi hanya bisa membaca postingan member lain ? Berarti Anda harus memperkenalkan diri terlebih dahulu secara lengkap pada subforum PERKENALAN MEMBER !
Untuk member yang sudah memposting perkenalan tapi masih belum bisa membalas postingan member lain berarti perkenalan Anda belum di approved admin. Silakan bersabar untuk menunggu 1 x 24 jam.
Apabila postingan Anda belum di approved setelah 1x24 jam, silakan kontak admin di webmaster@artsonica.com !
Post: 53
Bergabung: 02 Jan 2014, 11:08

analog feel tapi ITB, yaopo carane?

Postoleh efekrumahkosong » 28 Jun 2014, 10:52

dari judul udah jelas ya arahan thread ini mau dibawa kemana

saya suka sekali analog feel di album sheila on 7 yang pertama. gue ga berharap bisa persis gitu juga sih, at least mendekati. buat engineer yg cheap kayak gue gini gimana ya? pake plugin saturation gitu? pernah nyoba2 sih tapi malah bluwek hasilnya haha. mungkin karena gue cupu nguliknya

kalo temen2 pernah merasa berhasil mencapai "that analog feel" pake plugin aja, monggo di share ken. langsung spesifik aja pemaparannya, biar diskusinya lebih mengerucut

analog feel tapi ITB, yaopo carane?

Sponsor

Sponsor
 

Post: 10
Bergabung: 27 Des 2013, 15:19
Lokasi: bandung

Re: analog feel tapi ITB, yaopo carane?

Postoleh xony » 29 Jun 2014, 05:42

nemu jawaban dari suhu Indra Q di twitter : :-bd
analog feel.jpg
analog feel.jpg (217.24 KiB) Dilihat 4986 kali

terus terang baru di 2014 ini saya jg baru tau klo term`analog feel` lebih tentang `live`-nya `human feel` drpd ke soal `warmth`nya hardware analog. :-B CMIIW
salam
@XONYjingleworks

Post: 365
Bergabung: 31 Des 2013, 03:10
Lokasi: USA

Re: analog feel tapi ITB, yaopo carane?

Postoleh yphs_mst » 29 Jun 2014, 08:32

Yah, memang ada 2 unsur ... unsur art (seni nya) dan science (ilmu nya). Secara seni ya memang yang di katakan mas Indra sudah 100% ngena, alau suaranya terlalu robotik/MIDI/ngga ada jiwanya, ya ngga akan kerasa analog feel nya. Walaupun di rekam pakai alat mahal dan alat analog mahal, adalah SANGAT SUSAH memisahkan antara telinga mendengar musik dan bunyi. Biasa kalau musiknya dah ngga beres, ya ... sebagus2 audio nya, ngga akan terdengar oke.

Yang kedua science nya .. analog feel, kalau diartikan mengacu pada analog console DAN analog tape, ini punya hal teknis tersendiri. Digital misalnya, sangat bersih AD/DA nya ... console digital pun rata2 bersih bunyinya apalagi media penyimpanannya (harddrive), ya benar2 murni apa adanya. Console analog itu punya "suara"/karakter sendiri ... apalagi di simpen di analog tape, ya jelas ada suaranya sendiri juga .. gabungan dari 2 ini adalah "suara" analog .. atau analog feel. Secara teknis yang paling membedakan ya distorsi harmonis nya ... perangkat analog (tape dan console) rata2 memiliki dstorsi harmonis yang enak di kuping, ngga terlalu bersih kaya digital. Itulah dimana akhirnya banyak software2 yang meniru analog tape atau analog console untuk bisa di pakai di digital ... sebenernya mereka cuma menambahkan distorsi saja .. .distorsi inilah yang terdengar sebagai karakter analog. Distorsi harmonis sering juga di sebut THD (total harmonic distortion) yang biasanya angkanya lebih tinggi di tube/analog console/alat dengan transformer, dibandingkan dengan piranti digital murni.

Hadi

Site Admin
Avatar pengguna
Post: 1583
Bergabung: 23 Des 2013, 06:53
Lokasi: Jakarta & Bandung

Re: analog feel tapi ITB, yaopo carane?

Postoleh agushardiman » 04 Jul 2014, 05:32

efekrumahkosong menulis:saya suka sekali analog feel di album sheila on 7 yang pertama. gue ga berharap bisa persis gitu juga sih, at least mendekati. buat engineer yg cheap kayak gue gini gimana ya? pake plugin saturation gitu? pernah nyoba2 sih tapi malah bluwek hasilnya haha. mungkin karena gue cupu nguliknya

Menurut saya bukan karena kamu cupu tapi karena belum pernah dengerin bunyi analog sesungguhnya jadi 'tersesat' sewaktu gunakan plugin saturation. Ini biasanya terjadi engineer2 yg lahir di jaman digital.
Dan lagi penggunaan plugin saturasi biasanya 'subtle' atau samar-samar saja. Kalo udah bluwek berarti udah kebanyakan :D

Baiknya cari studio yg masih punya alat analog seperti Studio Starlight ini : viewtopic.php?f=27&t=294&p=2996&hilit=starlight#p2996
Mereka ada jasa untuk ngelewatin file digital ke Studer A800 dan di rekam balik. Nah ini bisa dipakai utk membandingkan apa yg berubah dari file aslinya. Kalaupun gak bisa, bisa minta ke owner studionya utk di dengerin hasil 'before' & 'after' proses ini pada data yg pernah mereka proses. Setidaknya ada gambaran gimana bunyi 'saturasi' yg ditiru plugin2 itu ;)
Kontak mereka (mas Lucky Kay) dan bilang aja dapet info dari saya, kayaknya bisa gratis kalo cuma ingin dengerin hasil alat tsb :D

Ntar kalo udah, bikin thread disini, apa kesimpulanmu :D

Salam.
AGUS HARDIMAN
http://www.AgusHardiman.com - Jasa produksi musik & seminar audio
http://www.ArtSonica.com - HOME of ArtSonica
http://www.School.ArtSonica.com - Sekolah music production
http://www.Blog.ArtSonica.com - Artikel & tips audio GRATIS !
http://www.youtube.com/ArtSonica - Channel youtube
http://www.Books.ArtSonica.com - Buku audio & music production COMING SOON !
http://www.JobMusik.net - Situs Portal Jasa Musik Indonesia

Post: 53
Bergabung: 02 Jan 2014, 11:08

Re: analog feel tapi ITB, yaopo carane?

Postoleh efekrumahkosong » 05 Jul 2014, 14:39

agushardiman menulis:
efekrumahkosong menulis:saya suka sekali analog feel di album sheila on 7 yang pertama. gue ga berharap bisa persis gitu juga sih, at least mendekati. buat engineer yg cheap kayak gue gini gimana ya? pake plugin saturation gitu? pernah nyoba2 sih tapi malah bluwek hasilnya haha. mungkin karena gue cupu nguliknya

Menurut saya bukan karena kamu cupu tapi karena belum pernah dengerin bunyi analog sesungguhnya jadi 'tersesat' sewaktu gunakan plugin saturation. Ini biasanya terjadi engineer2 yg lahir di jaman digital.
Dan lagi penggunaan plugin saturasi biasanya 'subtle' atau samar-samar saja. Kalo udah bluwek berarti udah kebanyakan :D

Baiknya cari studio yg masih punya alat analog seperti Studio Starlight ini : viewtopic.php?f=27&t=294&p=2996&hilit=starlight#p2996
Mereka ada jasa untuk ngelewatin file digital ke Studer A800 dan di rekam balik. Nah ini bisa dipakai utk membandingkan apa yg berubah dari file aslinya. Kalaupun gak bisa, bisa minta ke owner studionya utk di dengerin hasil 'before' & 'after' proses ini pada data yg pernah mereka proses. Setidaknya ada gambaran gimana bunyi 'saturasi' yg ditiru plugin2 itu ;)
Kontak mereka (mas Lucky Kay) dan bilang aja dapet info dari saya, kayaknya bisa gratis kalo cuma ingin dengerin hasil alat tsb :D

Ntar kalo udah, bikin thread disini, apa kesimpulanmu :D

Salam.


kesimpulannya harus rajin belajar, lulus dengan memuaskan, trus bekerja dengan sepenuh hati nabung buat beli studer :p

btw karena masih penasaran akhirnya saya coba mixing buat ngulik plugin2 emulasi analog console & analog tape. kalo ada waktu monggo mampir di viewtopic.php?f=7&t=2203

Site Admin
Avatar pengguna
Post: 1583
Bergabung: 23 Des 2013, 06:53
Lokasi: Jakarta & Bandung

Re: analog feel tapi ITB, yaopo carane?

Postoleh agushardiman » 06 Jul 2014, 20:33

efekrumahkosong menulis:kesimpulannya harus rajin belajar, lulus dengan memuaskan, trus bekerja dengan sepenuh hati nabung buat beli studer :p

Hahaha ini sih pura-pura gak ngerti maksud saya...no problem :D

Salam.
AGUS HARDIMAN
http://www.AgusHardiman.com - Jasa produksi musik & seminar audio
http://www.ArtSonica.com - HOME of ArtSonica
http://www.School.ArtSonica.com - Sekolah music production
http://www.Blog.ArtSonica.com - Artikel & tips audio GRATIS !
http://www.youtube.com/ArtSonica - Channel youtube
http://www.Books.ArtSonica.com - Buku audio & music production COMING SOON !
http://www.JobMusik.net - Situs Portal Jasa Musik Indonesia

Post: 11
Bergabung: 05 Jan 2014, 08:13

Re: analog feel tapi ITB, yaopo carane?

Postoleh Kaybanget » 18 Jul 2014, 13:13

agushardiman menulis:
efekrumahkosong menulis:saya suka sekali analog feel di album sheila on 7 yang pertama. gue ga berharap bisa persis gitu juga sih, at least mendekati. buat engineer yg cheap kayak gue gini gimana ya? pake plugin saturation gitu? pernah nyoba2 sih tapi malah bluwek hasilnya haha. mungkin karena gue cupu nguliknya

Menurut saya bukan karena kamu cupu tapi karena belum pernah dengerin bunyi analog sesungguhnya jadi 'tersesat' sewaktu gunakan plugin saturation. Ini biasanya terjadi engineer2 yg lahir di jaman digital.
Dan lagi penggunaan plugin saturasi biasanya 'subtle' atau samar-samar saja. Kalo udah bluwek berarti udah kebanyakan :D

Baiknya cari studio yg masih punya alat analog seperti Studio Starlight ini : viewtopic.php?f=27&t=294&p=2996&hilit=starlight#p2996
Mereka ada jasa untuk ngelewatin file digital ke Studer A800 dan di rekam balik. Nah ini bisa dipakai utk membandingkan apa yg berubah dari file aslinya. Kalaupun gak bisa, bisa minta ke owner studionya utk di dengerin hasil 'before' & 'after' proses ini pada data yg pernah mereka proses. Setidaknya ada gambaran gimana bunyi 'saturasi' yg ditiru plugin2 itu ;)
Kontak mereka (mas Lucky Kay) dan bilang aja dapet info dari saya, kayaknya bisa gratis kalo cuma ingin dengerin hasil alat tsb :D

Ntar kalo udah, bikin thread disini, apa kesimpulanmu :D

Salam.



Kalo ada yang penasaran mau denger hasil studer a827 bisa langsung maen aja kesini, ini ada sample rekaman full analog di mesin studer a827, selesai recording semua data ditransfer ke daw, mixed & mastered by indra q, ini link youtubenya http://youtu.be/hW5QSDJ3uno

Post: 53
Bergabung: 02 Jan 2014, 11:08

Re: analog feel tapi ITB, yaopo carane?

Postoleh efekrumahkosong » 20 Jul 2014, 02:45

Kalo ada yang penasaran mau denger hasil studer a827 bisa langsung maen aja kesini, ini ada sample rekaman full analog di mesin studer a827, selesai recording semua data ditransfer ke daw, mixed & mastered by indra q, ini link youtubenya http://youtu.be/hW5QSDJ3uno


udah denger :) berarti sebelum mix&master, udah kena studer ya? enyak banget soundnya sampe pengen nangis :'( blm bisa ke sana dalam waktu dekat kayaknya

Post: 25
Bergabung: 10 Feb 2014, 20:15

Re: analog feel tapi ITB, yaopo carane?

Postoleh Sutanantonius » 05 Jan 2015, 16:55

Menekankan jawaban mas hadi

Selain harmonic distortion juga ada factor non-linear lain
seperti noise, coloration, phase shift, serta transient response systemnya
baik di pilihan mic, console, outboard dan tapenya.
Selengkapnya ada artikel tentang "analog warmth" di web majalah Sound on Sound.

Ibaratnya, "mau ke mana" itu adalah tujuan estetika (seni) rekaman
yg diatur oleh taste yg bersangkutan,
baru tentukan kendaraan dan rute untuk mencapai tujuannya yakni keputusan2 teknikal (ilmu/science) engineernya dalam setiap tahap,
baik itu tahap production:tracking, overdub.
Maupun post-production: editing, mixing, mastering.

Nah pada tahap mixing, memang mix engineer sering
dihadapkan oleh hasil rekaman yg belum jelas arahnya ke mana
jadi mix engineer ini yg pegang setir dan tentukan arahnya.

Yg sourcenya digital bisa diolah agar terdengar lebih analog.
Yg sourcenya analog pun bisa diolah agar terdengar digital.

kunci yg terpenting adalah hasil akhirnya mau seperti apa,
kembali lagi kepada masalah kuping, seni dan estetika, taste dan referensi.

Jadi ibarat kata kalo udah tau mo kemana, tinggal dipelajarin jalan2nya lewat mana,
naik kendaraan apa dll.

Taste dibentuk dengan mendengarkan referensi, seperti mas
mereferensikan lagu sheila on 7 album lama, tapi tentu referensi juga
harus diberikan konteks relevansinya terhadap masa kini.

Untuk referensi saya sarankan jgn tanggung2, pake benchmark yg paling baik sesuai konteksnya.
Sebagai contoh untuk rekaman yg kental dengan analog feel saya suka pake referensi karya2 engineer pemenang grammy kategori
"best engineered album non-classical".
Karena sesuai konsensus umum dari kelembagaan yg derajatnya paling tinggi di dunia, karya mereka dihargai sebagai yg terbaik.

Dari situ setelah saya tau luar kepala estetikanya yg baik dan benar, kemudian saya pelajari segi standard tehnikalnya (melalui artikel dan forum di internet)
secara filosofis saja, lalu saya kompromikan dengan apa yg saya miliki dan kuasai.
Pada saat eksekusi, suara yg dikejar sudah ada dikepala, jadi tinggal menentukan tehnik2 yg sesuai untuk ngejer suara tersebut.

Contoh konkrit proses berpikirnya:
Setelah mengetahui bahwa signal chain tracking vocal referensi "A" : pake neumann u 47, masuk console neve 88r, diinsert LA2A, lalu direkam dengan studer a827 di studio oceanway
Sementara signal chain tracking vocal yg kita dapat : mic behringer c 1 , masuk preamp converter focusrite scarlett
Berarti yg kurang dari chain vocal kita adalah u 47, console neve 88r, la2a , studer, dan ambience studio oceanway
Kompromi "in the box" nya, yakni menggunakan plugins: eq (untuk colorationnya), lalu plugin emulation console, compressor, dan tape, serta convolution verb dengan Impulse response
studio yg disesuaikan.
(contoh diatas belum memperhitungkan apabila referensi di mix oleh engineer lain dengan console dan outboard tambahan)

Semoga membantu ;)

Kembali ke Mixing

Siapa yang online

Pengguna yang berada di forum ini: Tidak ada pengguna yang terdaftar dan 2 tamu