Tutorial Home Recording dengan REAPER (MEGA UPDATE!!!)

Bahas software DAW (Digital Audio Workstation) berbayar (non-freeware).
Peraturan Forum
Sesuai peraturan forum no.3 pada PERATURAN FORUM, member dilarang mencari / menanyakan tempat membeli / menawarkan / menjual software bajakan termasuk via pm (private message). Apabila ada yang melanggar, member tsb akan di-banned dari forum ini setelah mendapat peringatan.

___________________________

Anda sudah login tetapi hanya bisa membaca postingan member lain ? Berarti Anda harus memperkenalkan diri terlebih dahulu secara lengkap pada subforum PERKENALAN MEMBER !
Untuk member yang sudah memposting perkenalan tapi masih belum bisa membalas postingan member lain berarti perkenalan Anda belum di approved admin. Silakan bersabar untuk menunggu 1 x 24 jam.
Apabila postingan Anda belum di approved setelah 1x24 jam, silakan kontak admin di webmaster@artsonica.com !
Avatar pengguna
Post: 7
Bergabung: 10 Mei 2015, 01:00

Tutorial Home Recording dengan REAPER (MEGA UPDATE!!!)

Postoleh asemkecut » 08 Feb 2017, 16:20

Sebelumnya maaf ya kang Agus, bang mimin, bang momod. Ana belum paham naruh dimana thread ini, maka saya putuskan taruh di sini saja. Kalau ada himbauan, masukan, kami sangat menunggu. 8-) 8-) 8-)

Gambar

Halloo, salam semua!

Janji dan angan-angan yang sekian lama terkubur akhirnya terlaksana juga!

Mulai hari ini, Blog Rekam Lagu akan terus mengupdate posting dengan bentuk video tutorial. Video ini merupakan seri dari video tutorial:

Zero2Hero: Belajar Rekaman dari tidak bisa jadi LUAR BIASA!


Jadi jangan pernah ketinggalan, terus pantau perkembangan, kencangkan ikat pinggang, dan buktikan bahwa anda pun bisa!

Zero2Hero merupakan kumpulan video tutorial yang memberikan penjelasan tentang dunia rekaman dengan REAPER dari pandir menjadi mahir yang disusun secara sistematis yang meliputi segala hal:

  • Download dan Install REAPER
  • Setting REAPER hingga tuntas
  • Merekam audio
  • Editing
  • Mixing
  • Mastering
  • Release lagu ke internet

So, jangan ketinggalan! Ikuti terus updatenya setiap hari Jum'at malam! Jangan lupa LIKE, COMMENT, SUBSCRIBE, dan SHARE ke teman-teman anda.
:lol: :lol: :lol: :lol: :lol:

Bag. 1: Download dan Install REAPER
https://www.youtube.com/watch?v=ASSiGNdYig4


Untuk tutorial lebih lengkap, silahkan mengunjungi Blog Rekam Lagu
Wasallam.
Diubah terakhir kali oleh asemkecut on 22 Sep 2017, 21:20, total pengubahan 1 kali.

Tutorial Home Recording dengan REAPER (MEGA UPDATE!!!)

Sponsor

Sponsor
 

Avatar pengguna
Post: 7
Bergabung: 10 Mei 2015, 01:00

UPDATE TUTORIAL: SETTING REAPER

Postoleh asemkecut » 22 Sep 2017, 21:00

Hallo, salam semua!

Kali ini kita akan mengenal setting dari REAPER yang meliputi:

  • Driver Audio Soundcard
  • MIDI input lewat USB
  • Plugin VST

Sebenarnya masih banyak lagi setting yang bisa kita ubah sesuka hati di REAPER. Tapi 3 hal ini merupakan masalah utama yang harus dikuasai sebelum memulai proses rekaman. So, langsung saja ikuti dengan seksama. Jangan lupa untuk like, subscribe, komen, dan share ke teman-teman anda.

https://www.youtube.com/watch?v=8mEVrx1xMJw
[youtube]https://www.youtube.com/watch?v=8mEVrx1xMJw[/youtube]

TRANSKRIP VIDEO
Setting Audio Driver

Gunakan driver audio sesuai dengan soundcard yang digunakan. Biasanya didapat dari bundel packing CD software ketika membeli soundcard. Jika hilang bisa didownload pada website resmi soundcard yang anda miliki.
Setting Audio Latency atau ASIO BUFFER SIZE menentukan kecepatan sinyal dan beban komputer. Saya anjurkan menggunakan setting berikut:
UNTUK REKAMAN: setting ke nilai kecil/rendah untuk menghindari delay saat rekaman, efek sampingnya komputer agak berat. Hindari menggunakan banyak plugin saat rekaman.
UNTUK MIXING: seting ke nilai besar/tinggi untuk menghindari beban komputer yang terlalu berat. Sangat membantu saat kita menggunakan banyak plugin di DAW. Jika ingin merekam ulang, jangan lupa untuk mengubah nilainya ke rendah lagi dan mematikan plugin tambahan (EQ/Compressor/reverb/delay/saturation/dll).

Setting Input MIDI


Colokkan kabel USB dari controller ke komputer. Jika ada driver bawaan dari pabrik, install dulu untuk menghindari kegagalan setting.
Buka MIDI Devices, lalu dobel-klik nama MIDI Controller, centrang 2 macam Enabled pada setting.
Buat track baru dengan input MIDI Controller anda dan tekan tombol record. Maka sinyal MIDI akan masuk dan terbaca oleh REAPER

Setting Plugin VST

Buka setting VST masukkan path (alur folder) ke arah:
C:/Program Files/VSTPlugins untuk plugin versi 64-bit
C:/Program Files (x86)/VSTPlugins untuk plugin versi 32-bit
Ketika anda menginstall VST Plugin baru arahkan folder instalasi VST2 ke alur folder yang sudah kita tentukan di atas, sesuai dengan tipe plugin (64/32-bit)
Jika selesai, tekan tombol Re-Scan di bawah tempat folder tadi.
Tunggu sebentar, plugin akan tampil pada daftar VST Plugin di REAPER

Jangan takut untuk mencoba. Kunci keberhasilan adalah PRAKTEK, PRAKTEK, dan PRAKTEK....!

MAU TUTORIAL LAIN REAPER?
KUNJUNGI BLOG REKAM LAGU!

Avatar pengguna
Post: 7
Bergabung: 10 Mei 2015, 01:00

PART 3: TAMPILAN REAPER

Postoleh asemkecut » 22 Sep 2017, 21:10

Halo, salam semua!
Pada tutorial ke-3 kali ini kita akan mengenal penggunaan track, mixer dan setting dalam REAPER.
Hal ini sangat pentiing bagi yang belum pernah menggunakan software rekaman maupun bagi yang sudah terbiasa menggunakan DAW lain, semisal: Cubase, ProTools, SONAR, dll.

Tentunya, itu supaya pengguna awam bisa berkreasi dengan maksimal dan tidak meraba-raba dalam memanfaatkan REAPER untuk audio production. Jika kita terburu-buru berkreasi tanpa mengenal tampilannya, dapat dipastikan pola kerjanya akan lambat, salah, dan tidak tepat. Hal yang dikupas di sini tidak melulu teori. Kita juga bisa menggunakan praktek dengan menggunakan audio dari link yang disediakan. Anda pun bisa juga mencoba fitur REAPER dengan file musik mp3 yang anda punya.

Langsung saja, berikut video ke-3:
https://www.youtube.com/watch?v=UaeBdMXvulQ
[youtube]https://www.youtube.com/watch?v=UaeBdMXvulQ[/youtube]

TRANSKRIP VIDEO:

Track Panel

  • REAPER memiliki 3 bagian utama: Track Panel, Arrangement View, dan Mixer.
  • Track baru dibuat dengan cara klik 2 kali pada Track Panel
  • Track ini tipenya tidak dibeda-bedakan atau dibatasi. Satu track bisa memuat: Audio mono, audio stereo, MIDI, Instrumen, bahkan Video. Semuanya dapat ditampung dalam satu track sekaligus.
  • Track memiliki tombol: S (solo), M (mute), Record, Monitoring, dan lain-lain. Kita bahas lebih lanjut seiring berjalannya tutorial. Kita bisa mixing sederhana dengan mengatur fader volume dan knob panning. Mau pelan, keras, ke kiri, atau ke kanan, semuanya dapat dilakukan di Track Panel

Transport (control)
  • Tombol utama: Play, Pause, Stop, Record, Ke awal proyek, Ke akhir proyek.
  • Big Clock menunjukkan posisi cursor saat play dan diam.
  • Tempo dapat kita atur dengan mudah dan dapat diganti di tengah rekaman jika tidak sesuai dengan keinginan.
  • Birama lagu dapat diatur sesuai dengan kebutuhan lagu (3/4, 4/4, 6/8, dll).
  • Slider Rate untuk mengatur kecepatan playback REAPER

Ruler/Timeline

  • Berfungsi menunjukkan detik:menit dan nomor bar lagu. Nomor bar dan detik:menit pada kursor di atas ruler sinkron dengan yang tertera pada Big Clock.
  • Angka yang ditampilkan dapat diubah melalui opsi yang muncul dari klik kanan Timeline

Zoom

  • Kita dapat zoom secara horisontal dengan scroll mouse di atas arrangement View.
  • Zoom vertical dilakukan dengan cara Ctrl+Scroll mouse

Mixer

  • Mixer dibuka dengan tekan tombol Ctrl+M
  • Untuk meninggikan semua track, tekan Ctrl +Drag ke atas
  • Untuk meninggikan beberapa track yang diseleksi, tekan Alt+Drag ke atas

Lain-lain

  • Kita dapat mengubah tema/tampilan umum REAPER dari Options >> Themes
  • Kita dapat mengubah layout track dan mixer lewat Options >> Layouts
  • Setting REAPER bisa kita akses lewat Options >> Preferences atau Ctrl+P
  • Untuk memahami fungsi REAPER lebih lanjut silahkan mencoba untuk klik kanan pada setiap tombol dan ikon REAPER

MAU TUTORIAL LAIN TENTANG REAPER?
KUNJUNGI BLOG REKAM LAGU!

Avatar pengguna
Post: 7
Bergabung: 10 Mei 2015, 01:00

PART 4: MULAI REKAM AUDIO

Postoleh asemkecut » 22 Sep 2017, 21:16

Halo, salam semua!
Pernahkah terpikir kenapa hasil rekaman Home Studio tidak bisa menghasilkan kualitas profesional?
Atau kenapa kualitas mixing kita tidak bisa bersaing dengan lagu-lagu band papan atas?

Ketahuilah jawaban dari pertanyaan itu semua ada pada langkah awal: MEREKAM AUDIO.
Jika sebuah lagu telah direkam dengan take terbaik, seringkali akan didapati audio-audio itu seakan mampu menge-mix dengan sendirinya. Bahkan bisa dikatakan, mixing hanyalah formalitas saja. Tapi kenyataannya, kebanyakan hasil take rekaman dari Home Studio itu sangatlah jauh dari kata sempurna. Sehingga, tak heran mixing menjadi kesusahan dan hasilnya dipastikan belepotan. Ingatlah selalu, bahwa lagu yang baik tidak bisa tercipta kecuali jika hasil rekaman awalnya memang baik. Maka, proses awal merekam audio ini sangatlah menentukan hasil akhir dari lagu.

Maka, untuk hasil take yang lebih baik perhatikan hal-hal berikut ini:

  • Hindari pola pikir 'perbaiki nanti saja saat mixing'. Pola pikir seperti itu hanya akan menghasilkan lagu yang bernuansa robot dan tidak bisa dinikmati. Karena, sebagus apapun teknik edit audio tidak akan bisa mengalahkan skill dan sentuhan emosi dari seorang musisi.
  • Berangkat dari masalah di atas, maka sangatlah penting mengadakan latihan berulang kali dan gladi bersama produser (penanggung jawab quality control album) sebelum memulai proses rekaman.
  • Pastikan aransemen dan segala jenis variasi permainan sudah final dan fixed sebelum rekaman dimulai. Ini untuk mencegah take ulang yang boros waktu dan tenaga.
  • Biasakan untuk berlatih dengan menggunakan metronome. Karena, penggunaan metronome merupakan hal mutlak yang tidak bisa dihindari saat rekaman.
  • Penentuan tempo harus benar-benar sesuai dengan mood dan nuansa lagu yang dibawakan. Cobalah berbagai tempo dengan metronome dan pilihlah yang benar-benar tepat.
  • Memilih tone gitar dan keyboard yang tepat sangat menentukan emosi musisi saat rekaman. Jangan pernah ragu untuk menghabiskan waktu memilih efek dan suara yang tepat sebelum rekaman.
  • Gunakan instrumen yang benar-benar nyaman digunakan oleh musisi saat rekaman. Rasa nyaman akan menciptakan mood dan emosi yang positif pada lagu.
  • Selalu lakukan tuning pada drum dan gitar hingga mendapatkan tone yang tepat dan posisi take yang benar-benar nyaman (drummer). Gitar harus selalu dicek tuningnya setiap akan take karena sangat rentan berubah dengan mudah.
  • Hindari memperbanyak tembelan saat taking. Jika take dirasa kurang bagus, lebih baik take ulang dari pergantian bagian lagu atau, jika mungkin, dari awal.
  • Jika merasa kesulitan mendapat take yang bagus, maka introspeksi diri dengan meningkatkan skill musik dan memperbanyak latihan.
  • Take vokal sangatlah dipengaruhi oleh mood dan emosi vokalis saat rekaman. Pilih waktu yang tepat serta ciptakan rasa nyaman dan mood yang baik saat take vokal.
  • Vokalis yang luar biasa akan menjadi biasa saja jika pemilihan mic dan posisi take vokal kurang tepat. Pastikan untuk mencoba merekam beberapa frasa lirik dengan berbagai mic yang ada dan berbagai posisi sambil mengamati audio yang terekam hingga mendapatkan tone yang benar-benar bagus,
  • Gunakan preamp microphone dan compressor analog untuk mendapatkan tone vokal yang lebih maksimal. Contoh mic preamp yang bagus adalah Octopre MKII dari Focusrite.
  • Selalu atur knob input pada soundcard anda untuk mendapatkan level volume yang tepat. Gunakan aturan -18 db dalam merekam dengan digital recording.
  • Selalu batasi jumlah take maksimal sebanyak 3 kali. Hal ini untuk memudahkan proses mixing nantinya dan tentu saja berguna untuk menekan musisi agar bisa menampilkan permainan terbaiknya saat rekaman.

Take yang baik memiliki ciri-ciri khas, di antaranya:

  • Sesuai dengan tempo metronome/beat drum
  • Sesuai dengan nada yang diinginkan/tidak fals
  • Memiliki tone yang berkarakter tepat dan sesuai dengan lagu yang dibawakan
Ikuti video berikut ini untuk penjelasan pengaturan rekaman dan tips take record yang baik.

https://www.youtube.com/watch?v=JuqpVvnGZUQ
[youtube]https://www.youtube.com/watch?v=JuqpVvnGZUQ[/youtube]

RINGKASAN TRANSKRIP VIDEO
SETTING TAMBAHAN:


Mencegah REAPER buka project terakhir:
Ctrl + P > General > Startup Settings > Open Project(s) on startup: ganti ke [Prompt]
Buat folder project:Ctrl + S > Centrang [Create Subdirectory for Project] dan [Copy all media into project directory]
Buat folder khusus file Audio:
Alt + Enter > tab Media > Path to save media files > ketik dengan 'Audio' (nama bebas terserah anda)
Buat folder khusus file peaks REAPER:
Ctrl + P > klik setting [Media] > Centrang [Put new peak files in peaks/subfolder relative to media]
Menyalakan Metronome:Klik tombol metronome hingga menyala terang atau dengan cara klik kanan pada tombol metronome > centrang [Enable metronome]
Memberi jarak sebelum memulai rekam:
Klik kanan pada tombol metronome > Centrang [Pre-roll before recording] > Tentukan angka jumlah bar sebelum mulai merekam pada [Pre-roll measures]

MEMULAI REKAM:

Klik tombol rekam yang berwarna bulat merah hingga menyala untuk menentukan track yang akan merekam audio.
Klik juga icon speaker untuk menyalakan monitor suara yang akan direkam
Mulai merekam dengan menekan Ctrl + R
Berhenti merekam ada 2 cara:
Tekan Ctrl + R untuk menghentikan rekaman tanpa konfirmasi simpan atau tidak
Tekan Spasi untuk menghentikan rekaman dan konfirmasi. Jika disimpan klik Save all, jika batal disimpan klik Delete all.
Jika merekam pastikan untuk selalu berpatokan pada rata-rata level -18db sampai -6 db. Tujuannya adalah:
Menghindari clipping yang sangat berbahaya di dunia digital recording
Mengoptimalkan kinerja efek plugin saat proses mixing
Memberi headroom (ruang kosong) untuk proses mixing dan mastering
Alasan lainnya: tidak ada keuntungan merekam dengan level maksimal sebagaimana yang didapati zaman rekaman analog dahulu kala.

CARA OVERDUBBING (MENAMBAL CACAT REKAMAN)

Klik kanan pada tombol rekam di Transport Bar > pilih [Record mode: time selection auto punch]
Drag/klik-tahan pada bagian yang ingin ditambal hingga muncul area putih pada Arrange View
Klik pada bagian sebelum bagian yang akan ditembel dan mulailah merekam. Berhenti merekam setelah melewati bagian yang ditambal
Tekan Ctrl + L untuk menampilkan semua take yang sudah direkam
Pilih take yang terbaik dengan klik pada take yang diinginkan
Kita bisa memilih take terbaik pada bagian-bagian tertentu. Caranya klik tempat potongan dan tekan huruf S untuk memotong dan klik pada take yang ingin diaktifkan.

MENGAKTIFKAN AUTO-BACKUP/AUTO-SAVE


Buat folder khusus untuk menyimpan file auto-save. Contohnya: C:/temp-reaper
Tekan Ctrl + P > klik setting bagian [Project]
Ketik angka periode menit untuk save otomatis pada kotak kosong di samping [Every]
Centrang pada [Save to timestamped file in additional directory]
Tekan Browse dan arahkan pada folder khusus auto-save yang kita buat di awal tadi
Tekan OK
Jika mati listrik dan anda belum save proyek anda, buka folder auto-save dan urutkan filenya berdasarkan Date Modified. Lalu buka auto-save proyek anda dengan tanggal dan waktu yang terbaru.
Simpan auto-save tadi dengan menimpa file aslinya. Jangan lupa untuk menghilangkan centrang pada [Create Subdirectory for Project] supaya tidak membuat folder proyek baru.

UNTUK TUTORIAL LEBIH LANJUT SEPUTAR REAPER SILAHKAN KUNJUNGI BLOG REKAM LAGU!

Kembali ke DAW (berbayar)

Siapa yang online

Pengguna yang berada di forum ini: Tidak ada pengguna yang terdaftar dan 1 tamu