Teori Compressor

Wadah berdiskusi mengenai kosakata dan pengertian teori audio.
Peraturan Forum
Anda sudah login tetapi hanya bisa membaca postingan member lain ? Berarti Anda harus memperkenalkan diri terlebih dahulu secara lengkap pada subforum PERKENALAN MEMBER !
Untuk member yang sudah memposting perkenalan tapi masih belum bisa membalas postingan member lain berarti perkenalan Anda belum di approved admin. Silakan bersabar untuk menunggu 1 x 24 jam.
Apabila postingan Anda belum di approved setelah 1x24 jam, silakan kontak admin di admin@artsonica.com !
Post: 366
Bergabung: 31 Des 2013, 03:10
Lokasi: USA

Re: Teori Compressor

Postoleh yphs_mst » 24 Jan 2014, 21:15

Secara umum: Compressor adalah alat. Sama2 EQ, dll ... itu adalah alat bantu. Apa yang dibutuhkan dari track rekaman tersebut? Apakah track nya terlalu bright/tajam? Ya butuh EQ. Apakah track nya banyak rumble/low freq? Ya butuh EQ... apakah dinamiknya terlalu besar? ya butuh compressor.

Berpikir compressor untuk musik ini itu, untuk style ini itu, menurutku bukan pemikiran tepat karena ini adalah alat. Alat ya digunakan untuk kebutuhan track tersebut (sisi pandang audio, bukan musik).

Re: Teori Compressor

Sponsor

Sponsor
 

Post: 366
Bergabung: 31 Des 2013, 03:10
Lokasi: USA

Re: Teori Compressor

Postoleh yphs_mst » 24 Jan 2014, 23:56

Penjelasan atas post terakhirku: viewtopic.php?f=9&t=459

Site Admin
Avatar pengguna
Post: 1583
Bergabung: 23 Des 2013, 06:53
Lokasi: Jakarta & Bandung

Re: Teori Compressor

Postoleh agushardiman » 28 Jan 2014, 01:06

taufik akbar menulis:mengenai pembahasan compressor di atas yang terkait dengan musik populer...nahh gimana penerapan comp untuk musik etnik tradisional yang cenderung sifatnya natural...mohon pencerahannyaaaaaaaa

Compressor itu kadang2 di asumsikan HANYA sbg alat yg membuat dinamika jadi rata dgn efek samping bunyinya jadi gak natural...padahal itu semua pilihan kita, Compressor tetap bisa koq membuat dinamika lebih tertata dgn tetap hasilnya natural, itu hanya masalah seting ;)
Contoh, compressor di gunakan di musik Jazz tetapi dgn seting yg menghasilkan dinamika yg terkontrol tapi TETAP natural :-bd
Sampai-sampai yg denger gak tau kalo sebenarnya ada compressor dgn seting tidak ekstrem sedang bekerja...saking naturalnya :ymhug:

Salam.
AGUS HARDIMAN
http://www.AgusHardiman.com - Jasa produksi musik & seminar audio
http://www.ArtSonica.com - HOME of ArtSonica
http://www.School.ArtSonica.com - Sekolah music production
http://www.Blog.ArtSonica.com - Artikel & tips audio GRATIS !
http://www.youtube.com/ArtSonica - Channel youtube
http://www.Books.ArtSonica.com - Buku audio & music production COMING SOON !
http://www.JobMusik.net - Situs Portal Jasa Musik Indonesia

Avatar pengguna
Post: 91
Bergabung: 01 Jan 2014, 12:40

Re: Teori Compressor

Postoleh androidodo » 29 Jan 2014, 10:23

taufik akbar menulis:mengenai pembahasan compressor di atas yang terkait dengan musik populer...nahh gimana penerapan comp untuk musik etnik tradisional yang cenderung sifatnya natural...mohon pencerahannyaaaaaaaa

Seperti kata mas Hadi, ini cuma salah satu 'tool' buat kerja.
Kalo sudah tau teori dasar, fungsi dan cara kerja, nanti penerapannya ya bisa untuk macam2.

Ini nanti berhubungan juga sama teknik dan metode kerja:
Kontrol dinamika? Tentu saja bisa (lha itu fungsi utamanya)
Kontrol frekuensi tertentu? Bisa. Misalnya de-esser
Sound shaping? Bisa juga. Misalnya menambah attack/impact pada bebunyian yg perkusif seperti snare drum.
Untuk 'ducking'? Bisa. Contohnya utk penyiar radio ato DJ, ketika dia bicara maka lagu yg sedang di-play volumenya otomatis turun.
Apa semua track harus pake compressor? Ya nggak juga. Kalo bahan/materinya bagus dan rasanya ngga ada yang perlu diapa2in ya ngga usah.

Penggunaan yang lebih advanced? Banyaak:
Ada engineer yang 'EQ-ing with compressor'; misal kalo track-nya terlalu bright maka dia pake compressor yang berkarakter dark.
Ada yg namanya 'parallel compression': satu track di-copy/duplicate, lalu track aslinya dibiarkan kosong & duplikatnya yang di-compress, sesudahnya lalu di-balance lagi antara kedua track itu sampe ketemu enaknya dimana.
Ada juga 'compressor in series': Misal kita biasanya pasang 1 compressor sampe gain reduction -4 db, jalan lain bisa coba pasang 4 compressor berurutan - masing2 gain reduction-nya -1 db, tapi dengan setting thr/atk/rls yg beda2.
Mau masing2 track dikasih compressor? Atau mau di-group dulu, baru di-compress bareng2? Atau mau master channel nya aja yang di-compress? Bebaas :D

Mau yang lebih canggih? Kamu coba aja search google "Brauerize" dan/atau "Michael Brauer" :-"

Yes, compressor is fun~!

*notes: jangan lupa baca lagi quote berikut
yphs_mst menulis:Yang penting adalah menentukan target mau jadinya seperti apa. Ini yang penting untuk diingat. Tentu saja bisa dipakai sebagai bahan eksperimen (utak atik ini itu dan mungkin dapat kan hasil yang oke), tapi pada akhirnya juga harus di lihat apakah hasil ini dapat blend/klop dengan lagu nya secara keseluruhan apa ngga. Jangan cari/pakai sesuatu yang didenger keren kalau di solo, tapi ngga klop dengan yang lain2.

Site Admin
Avatar pengguna
Post: 1583
Bergabung: 23 Des 2013, 06:53
Lokasi: Jakarta & Bandung

Re: Teori Compressor

Postoleh agushardiman » 31 Jan 2014, 04:26

Mantaaab ! \m/ \m/

androidodo menulis:Mau yang lebih canggih? Kamu coba aja search google "Brauerize" dan/atau "Michael Brauer" :-"

Hihihi nyari G-Spot :D :D :D

Salam.
AGUS HARDIMAN
http://www.AgusHardiman.com - Jasa produksi musik & seminar audio
http://www.ArtSonica.com - HOME of ArtSonica
http://www.School.ArtSonica.com - Sekolah music production
http://www.Blog.ArtSonica.com - Artikel & tips audio GRATIS !
http://www.youtube.com/ArtSonica - Channel youtube
http://www.Books.ArtSonica.com - Buku audio & music production COMING SOON !
http://www.JobMusik.net - Situs Portal Jasa Musik Indonesia

Post: 31
Bergabung: 12 Apr 2014, 20:29

Re: Teori Compressor

Postoleh ronaldpassion » 17 Apr 2014, 00:12

Tips:
Sgt d sarankan menggunakan kompresor yg memiliki Over Sampling optionnya.
Salam Hangat :ymhug: ~o)

Site Admin
Avatar pengguna
Post: 1583
Bergabung: 23 Des 2013, 06:53
Lokasi: Jakarta & Bandung

Re: Teori Compressor

Postoleh agushardiman » 07 Mei 2014, 20:00

ronaldpassion menulis:Tips:
Sgt d sarankan menggunakan kompresor yg memiliki Over Sampling optionnya.
Salam Hangat :ymhug: ~o)

Coba dijelaskan Ronald kepada teman2 ttg ini ;)

Salam.
AGUS HARDIMAN
http://www.AgusHardiman.com - Jasa produksi musik & seminar audio
http://www.ArtSonica.com - HOME of ArtSonica
http://www.School.ArtSonica.com - Sekolah music production
http://www.Blog.ArtSonica.com - Artikel & tips audio GRATIS !
http://www.youtube.com/ArtSonica - Channel youtube
http://www.Books.ArtSonica.com - Buku audio & music production COMING SOON !
http://www.JobMusik.net - Situs Portal Jasa Musik Indonesia

Post: 48
Bergabung: 27 Des 2013, 01:24

Re: Teori Compressor

Postoleh DolphinDAW » 08 Mei 2014, 02:37

ronaldpassion menulis:Tips:
Sgt d sarankan menggunakan kompresor yg memiliki Over Sampling optionnya.
Salam Hangat :ymhug: ~o)


Setahu sy yg ada option "Over Sampling" itu converter. Kalau compressor baru dengar :)

Avatar pengguna
Post: 91
Bergabung: 01 Jan 2014, 12:40

Re: Teori Compressor

Postoleh androidodo » 08 Mei 2014, 13:25

Mayoritas plugin compressor melakukan over-sampling, internally. Biasanya disebutkan di user manual-nya.
Ada juga plugin2 yang membuat over-sampling ini jadi option yg bisa diubah; misalnya Vladg Molot, Fabfilter Pro-L, Voxengo Deft dan Kuassa Amplifikation One.

Info tentang oversampling dalam plugin ini bisa dibaca di : http://www.fabfilter.com/help/pro-l/usi ... pling.html

Personally saya pikir mayoritas pengguna tak perlu terlalu memusingkan diri sama hal2 seperti ini.

Post: 31
Bergabung: 12 Apr 2014, 20:29

Re: Teori Compressor

Postoleh ronaldpassion » 18 Mei 2014, 14:58

agushardiman menulis:
ronaldpassion menulis:Tips:
Sgt d sarankan menggunakan kompresor yg memiliki Over Sampling optionnya.
Salam Hangat :ymhug: ~o)

Coba dijelaskan Ronald kepada teman2 ttg ini ;)

Salam.

Hallo kawan2 :ymhug:
Sorry baru bales

Coba aja dech download "The Glue" compressor atau compressor apapun yg ada OverSampling optionnya.
Coba test compress paksa seperti closed mic drum, seperti kick, snare dll dengan Attack <= 1 ms dgn ratio extreme.
Alhasil sound attacknya seperti kecekik menjerit dan cendrung rusak. Nah coba d switch ke 2 atau 4 x OverSampling. Nah nanti langsung kerasa bedanya.

Sebenarnya pengen print screen melalui vst analyzer, cuman lg gk sempet x_x

Klo oversampling option tidak ada gunanya, berarti tidak ada gunanya juga kita MIXING di sampling rate yg lebih tinggi.

Yang lebih expert mau nambahin atau koreksi, monggo :ymhug:
Trims ~o)

SebelumnyaBerikutnya

Kembali ke Kamar Teori Audio

Siapa yang online

Pengguna yang berada di forum ini: Tidak ada pengguna yang terdaftar dan 1 tamu